“Rasa dan Pikir”

“Rasa dan Pikir”

“Orang bodoh hanya mengejar kesenangan sesaat sementara yang bijaksana terus belajar dari kepahitan”

Bentuk manusia di dunia ini berbeda-beda. ada yang kaya ada yang miskin, ada yang baik ada yang buruk dan ada yang bodoh dan ada yang pintar. Orang bodoh mereka hanya yang tidak mau berpikir atau orang yant tidak mau berkerja keras mereka lebih baik mengejar kesenangan dari pada kepahitan. Ibarat jamu dan Es yang manis di antara pilihan itu mereka akan memilih Es, mereka akan berpikir mengapa harus memilih yang pahit bila ada yang manis, tapi bagi orang yang pintar akan memilih jamu sebagai minumannya karena khasiatnya lebih baik dari pada Es. Begitupulah hidup ada senang dan pahitnya. Dalam pepatah berakit-rakit kehulu berenang-renang kemudian, bersakit-sakit dahulu lalu bersenang-senang kemudian. Jadi sebelum kita mengerjakan seseuatu niatkanlah dengan baik dan apa yang kita kerjakan hanya karena Allah.SWT.

“Untuk apa takut menghadapi hari esok jika anda telah merasakan hari yang telah berlalu dan mencintai hari ini”

Segala sesuatu hanya milik Allah. Allah menentukan berhasil atau tidaknya kita karena semua itu adalah kehendakNya. Kita manusia hanya bisa berusaha dan berdo’a.. takutlah hanya karenaNya, karena apa yang akan terjadi pada hari esok hanya dia yang tau, maka lakukanlah yang terbaik untuk dirimu pada hari ini dan hari esok.

“ Jangan pernah memandang kebawa kecuali jika anda berniat untuk membantunya”

“Tidak jadi masalah dimana anda berdiri yang penting kemana arah anda akan melangkah”

Dimanapun kamu berada ingatlah selalu kepada Allah.

“Teruslah melangkang maju mengambil sikap kesempatan yang tersedia, jangan lupa mempersiapkan diri karena ada kalanya anda akan terjatuh, jika berjalan anda terjatuh, tapi kapan anda akan bisa berjalan”

Jangan pernah menyerah dalam menghadapi hidup, teruslah bersemangat dalam meraih cita-cita yang mulia.

“Bersikaplah seperti yang anda inginkan dan tidak lama lagi anda akan menjadi seperti yang anda inginkan”

Sikap yang baik akan menghsilkan buah yang baik. Allah akan membalaskan semua perbuatan baik walaupun sebesar biji zarah.

“Bersama adalah awal, menjaga kebersamaan adalah langkah maju dan kerjasama adalah suatu langkah menuju sukses”

Pada dasarnya manusia itu tidak bisa hidup sendiri, karena bersama itu lebih baik. Sebenarnya tidak akan rakyat Indonesia yang kelaparan dan miskin bila yang kaya bisa memberi dan menolong yang miskin. Dan kehidupan orang yang kaya dan yang miskin itu berimbang. Tapi pada kenyataannya Nol besar, yang kaya semakin kaya yag miskin ya tambah melarat aja. Itu karena adanya penyakit hati yang bercokol di hatinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: