Hilangnya Waktu

Hilangnya Waktu

Beruntunglah bagi siapapun yang menyadari bahwa waktu adalah modal kita dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. dan lebih beruntung lagi bagi siapapun , yang di karuniakan kemampuan olehnya untuk menjaga dan mengoptimalkan waktu, baik untuk kepentingan dunianya sehingga menjadi manusia Unggul. Terlebih lagi bagi akhiratnya ia beroleh jannah, insya Allah. Sungguh orang yang bodoh, yang rugi dan celaka adalah orang yang di beri modal hidup berupa waktu, kemudian modal itu dia sia-siakan, na’uduhubillah.

Waktu adalah laksana pedang apabila kita tidak mempergunakannya dengan baik ia akan membunuh diri kita sendiri.

Let me our discus one by one about time ok.

  1. Obrolan sia-sia

Berbincang – bincang adalah bagian dari nikmat Allah yang harus kita syukuri, sepanjang di pergunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat. Tapi sebaliknya. Tapi terkadang manusia atau kita bila berbicara tidak terkendali dengan baik. Baik perempuan atau laki-laki nggak tua ataupun remaja semua hobi berbicara sehingga waktu yang seharusnya di pergunakan untuk beribadah juga terbuang dengan begitu dosa – dosa banyak mendekat pada diri kita.

Oleh karena itu sebelum kita berbicara,setiap kita berbicara harus dan terkendali dengan baik dan penuh kesadaran apabila obrolan kita sudah tidak bermutu dan tidak bermanfaat. Kapanpun dan dimana kita, termasuk kita sedang menikmat-nikmati berbicara: Cut! Dan segera hentikan obrolan yag sia-sia. Waspada itu jebakan kenikmatan yang bisa membuat lupa diri dan lalai. Karena itu mendekatkan diri kita pada api neraka.

Sabda Rasulullah,”Barang siapa banyak bicara, niscaha banyak kesalahanya,. Barang siapa banyak kesalahannya niscahya banyak dosanya Dan barang siapa banyak dosanya maka nerakalah yang lebih utama baginya”

(HR.Abu Nu’aim)

  1. Hiburan yang Tidak Bermanfaat

Banyaknya hiburan yang di pertotonkan untuk kita yang di berikan oleh siaran-siaran televisi yang kita miliki atau progam acara Radio yang kita dengar.

Hiburan tak ada salahnya untuk kita karena dengan hiburan kita bisa merenggangkan otot-otot syaraf yang kaku karena seharian otak kita bekerja dan juga hiburan itu indah (kata Nasyid Raihan)

Tapi….

Pilihlah hiburan yang bermanfaat, dalam memilih acara TV dan mendengarkan Radio. Pastikan bahwa kita sudah memprogramnya terlebih dahulu, pilihlah hanya benar-benar bermanfaatdan dapat di pertanggung jawabkan di hadapan Allah. Dengan hiburan yang tidak bermanfaat seperti jalan-jalan ngalor-ngidul tanpa tujuan atau nongkrong atau bahasa gaulnya kongko-kongko, or siting around yang tidak bermanfaat sama sekali karena itu akan menghabiskan waktumu dengan sia-sia yang akan menimbulkan kesesatan buat dirimu sendiri. Semasa muda ini pergunakanlah waktumu dengan baik agar kita bukan termasuk golangan yang merugi di dunia dan akhirat.

  1. Hobi Tiada Arti

Setiap orang mempunyai hobi, hobi adalah ssuatu hal yang apabila kita melakukanya diri kita akan merasa senang dan bila kita melakukannya tidak akan timbul rasa malas, bosan ataupun lelah. Apabila kesenangan atau hobi kita ini kita lakukan adalah yang di senangi Allsh swt, dan juga bermanfaat bagi Agama dan Dunia maka kita akan menjadi orang yang sangat beruntung. Tapi bila hobi kita tidak bermakna bagi dunia dan agama maka hentikanlah hobimu. Dan mengganti dengan hobi yang lai yang bermanfaat bagi diri kita,Agama dan Negara kita. Dengan begitu mari kita Tanya pada diri kita, sudahkah bermanfaat hobi kita yang kita lakukan atau yang kita senangi selama ini.

  1. Lamunan Sia-sia

Melamun adalah melanturkan pikiran melambung tidak terarah jelas, tidak sesuai dengan realitas dan tidak berpijak pada keadaan yang sebenarnya. Terkadang mesum yang memalukan, terkadang tentang hasil yang mustahil yang sulit untuk di gapai dengan akal sehat.

Untuk itu kendalikan diri dari lamunan yang sia-sia. Dalam Al-Quar’an surah Al-Hijr ayat 3, Allah SWT telah megingatkan hambanya:

“biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan terlena oleh angan-angan (kosong) maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka)

  1. Hati Yang Busuk

Jika kita termasuk seorang hamba yang berhati bersih, maka kita termasuk golongan hamba Allah yang sangat beruntung. Tapi sebaliknya justru kita memiliki hati yang busuk, na’udzhubillah, maka ini adalah suatu yang bena-benar celaka. Jika kita memiliki hati yang busuk maka waktu dan pikiran kita akan terkuras dengan meladeni hati yang busuk dank arena di hatinya penuh kedongkolan, makan tak enak, dunia seakan sempit sesak, karena tidak mau bertemu dengan yag di dongkolinnya.bagi orang yang berhati busuk, ia tidak akan bisa menerima prestasi dan kesuksesaan orang ynag di bencinya.

Sungguh rugilah orang yang membiarkan kebusukan yang bersarang di hatinya sehingga hari-harinya, waktunya tekuras hanya untuk meladeni kebusukan hatinya.

Na’udzubillah, Wallahu a’lam.

Hilangnya waktu dengan sia-sia adalah kelalaian kita sendiri. Hilangnya harta dapat di cari lagi, tapi jika hilangnya waktu kemana kita hendak mencari selain penyesalan yang berkepanjangan yang kita dapati. Nah, mulai dari sekarang marilah kita perbaiki diri dan waktu kita sebelum kita kehilang waktu kita lebih banyak lagi. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang. Bagi hambanNya yang mau bertobat dan berserah diri kepadaNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: