Archive for the ‘artikel’ Category

BERSAING SECARA SEHAT

Berlomba – lomba untuk mendapat ampunan Allah dan Menggapai surga yang luasnya seluas langit dan seluas bumi…

Allah menggunakan kata sabiqu dalam surat Qs. Al-Hadid: 21 yang terkandung makna bersegera atau berlomba – lomba. Berlomba – lomba berarti berkompetisi dengan manusia yang berkualitas untuk mendapatkan hadiah dari Allah swt yaitu surga yang luasnya seluas langit dan seluas bumi. Untuk menjadi pemenang tidak hanya berkerja keras tapi berkualitas dihadapan Allah swt tetapi apabila kita tidak bisa mengalahkan yang lain secara kualitas berarti usaha kita bisa dikatakan kurang efectif.

Kitab Al-qur’an telah begitu dalam menggugah umat islam agar tidak menjadi manusia yang berpangku tangan tetapi terkadung motivasi untuk menjadi umat yang bekerja keras yang mengawali segala sesuatunya dalam kebaikan. Aqur’an juga tidak mengenal rumus istirahat dalam beramal kebaikan terlebih berhenti memohon ampunan kepada sang pencipta dan permohon ampunan merupakan sudah kebutuhan setiap hambaNya yang sadar atas segala dosa yang pernah diperbuat.

Didalam surat al-Hadid juga menegaskan tentang surga yang luasnya seluas langit dan seluas bumi…..

Mungkin kita akan bertanya – Tanya jika surga luasnya seluas langit dan seluas bumi, maka dimanakah neraka itu sendiri?

Pertanya ini pernah dijawab oleh kaum salaf dan mereka memberikan jawaban dengan pertanyaan balik:

Jika malam telah tiba,lalu dimanakah siang itu berada?”

Dari jawabannya tersebut mengandung dua pengertian yaitu:

Pertama, kalimat itu berarti jika kita tidak mampu melihat malam pada siang hari maka ini tidak berarti bahwa malam itu tidak ada di suatu tempat meskipun kita tidak mengetahuinya demikian juga dengan neraka dia berada dimana saja yang dikehendaki Allah swt.

Kedua, jika suatu siang sedang berada disuatu tempat satu sisi bumi maka malam berada pada sisi yang lain. Demikianlah juga di Illiyin (tempat yang palin tinggi) diatas semua langit dibawah Arasyi Allah sama dengan luasnya langit dan bumi sedangkan neraka berada paling bawah. (asfala safilin)

Dengan begitu Allah telah menjadikan segala dibumi sebagai fasilitas dan sarana untuk beribadah bahkan Allah telah menjadikannya mudah dan akankah kita masih dalam kesombongan kita dengan tidak bersykur atas apa – apa yang telah Allah berikan pada kita. Maka dari itu Allah swt menekankan pada kitapentingnya berkomeptisi atau berlomba – lomba untuk lebih mendekatkan diri kepadaNya dan menjadi hamba Allah yang berkualitas agar bisa mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi subhanallah…. Allah maha kaya dan maha perkasa.

 

Iklan

Belajar dari Serumpun Bambu

Bersantai – santai dibawah serumpun bambu sambil membaca dan memetik gitar atau sekedar duduk – duduk manis bisa memberikan kedamaian hati dan pikiran yang sedang suntuk selain suasananya fresh dan tiupan angin yang membuat pohon – pohon itu menari – nari bersama bak penari latar di atas panggung. Belajar dari serumpun bambu, coba kita perhatikan, serumpun bambu tumbuh dengan pelan dan perlahan, memperkuat akar – akarnya, membentuk tunas, menyembul keatas tanah sebagai rebung dan dalam hari menjadi bambu muda yang tumbuh menjulang selanjutnya, membentuk ranting – ranting, menghiasi tubuhnya dengan daun – daunnya yang selalu hijau sepanjang tahun, dan menundukan ujungnya ketika pertumbuhannya telah maksimal. Belajar dari serumpun bambu. Pertama, untuk menggapai kesuksesan kita perlu membuat fondasi yang kuat dalam diri kita, dengan membekalin diri kita dengan kekuatan ilmu, strategi, dan sedikit kekuatan materi untuk memberi tempat yang nyaman tanpa ada fondasi yang kuat minimal skill itu harus kita miliki kita tidak akan bisa merahi sukses. Kedua, jika fondasi yang kita miliki menjadi kuat barulah kita mengembangkan sayap diri kita dengan perlahan step by step tanpa harus tergesa – gesa, pertumbuhan tahap – bertahap itu lakyaknya bambu yang tumbuh menjulang ruas demi ruas. Ketiga, jika tahap – tahapan itu sudah menjadikan kita pada puncak kesuksesan dengan waktu yang tidak bisa kita hitung berapa lama prosesnya ada baiknya kita merunduk untuk melihat kebawah, tawadhu’ dan mengoreksi diri. Lihatlah pohon bambu itu tidak sendiri, ia tumbuh besar bersama dengan yang lainnya oleh karena itu kita menjadi orang yang sukses jangan lupa kepada orang – orang yang banyak membantu kita dalam mencapai kesuksesan kita. Dibalik kesuksesan kita pasti ada orang yang kuat dibelakang kita, mereka adalah istri – istri kita atau suami – suami kita, saudara – saudara kita, teman – teman dekat kita dll. karenanya kita cukup kuat. Lihatlah serumpun bamboo itu, serumpun kekuatannya dibarengin dengan kelenturan. Keempat, setelah sukses kita jangan lupa kepada yang memberikan Rizki yang melimpah ruah kepada kita, “hati” yang kita miliki harus tetap lentur tidak goya menghadapin cobaan yang datang menerpa dan tidak lupa mengerjakan perintah agama dan kewajiban – kewajiban kita sebagai hamba Allah swt. Agar kita tetap menjulang dan menjadi besar karena kita merawat tunas – tunasnya dengan baik. “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib seorangpun kecuali ia mau merubahnya”

“Merah Putihku, Indonesiaku”

“Merah Putihku, Indonesiaku”

100_1183

Bendera merah putih ini menjadi saksi bahwasanya aku pernah melaksanakan KKL di MTs negeri Lubuklinggau, bisa kita lihat dari kejahuan bukit sulap yang indah yang sedang berkabut putih.

Merah Putihku berkibar dan terus akan berkibar selama – lamanya di tanah air indonesiaku ini, Indonesiaku saat ini terus medapatkan cobaan yang sangat dahsyat apakah telah banyak dosa dinegeri ini.

Sebentar lagi akan ada “PEMILU” kerusuhan dan kerusakan akan ada dimana – mana dihadapan kita. Persaingan akan terjadi, kemenangan yang diharapkan semua pihak suap menyuap hal yang biasa terjadi, suara di jual hanya dengan sejumlah uang. “Oh kalau kamu pilih aku. Andai aku menang akan aku bangun jalanmu” “oh kalau pilih aku setiap suara aku akan ganti dengan uang”, POLITIKUS banyak bermunculan janji – jani manis terlempar dari mulut, eh ada juga yang ngece “wong belum dapet kursi, kalau dah duduk dikursi empuk dah lupa”.

Aku hanya sedih sama merah putihku akankah mereka memikirkan merah putihku, akankah ia ingat dengan alaunan Indonesia rayakku, akankah ia mengikuti berkibarnya merah putihku, aku yakin mereka tidak ingat kenapa alam raya ini tidak berpihak padanya karena merekalah perusaknya.

Pemilu marilah kita megikutinya dengan rasa damai tanpa ada kerusuhan, lakukanlah dengan sportive, apabila jalan pemiluhannya dengan baik maka hasilnya akan baik namun apabila pemilihan buruk jangan mengharapkan hasil baik.

Suatu rumah tanggga apabila ia menafkahi anak – anaknya dengan uang dari yang tidak baik maka jangan harap akan mendapatkan ridho dari Illahi namun Allah akan murka dan menggati perbuatan buruk dengan keburukan yang lainnya. Baca lebih lanjut

Alam Rayaku”

“Alam Rayaku”

100_1212

Hari minggu, ini pertama kalinya aku mendaki bukit sulap di kota kelahiranku. Lubuklinggau sungguh unik dan sangat menarik, kecil memang tapi sangat menarik ah itu mungkin perasaanku aja (tapi kalau gak percaya boleh berkunjung kok), kegiatan ini memang sangat aku gemari tapi sayang waktu semasa SMA aku gak pernah mengikutinya itu dikarenakan oleh Abangku yang tidak mengizinkanya dia takut terjadi sesuatu padaku, dulu ada temennya yang meninggal karena mengikuti kegiatan ini waktu itu kakakku menjadi ketua mapalanya kejadian itu gak pernah ia lupakan sehingga mereka harus membubarkan kegiatannya. Dari kejadiaan itu setiap aku mau ikut ia tidak pernah mengizinkannya. Tapi hari ini baru aku merasakan betapa nikmatnya menjadi seorang pencita alam raya. Sungguh sempurnanya Allah menciptakan alam raya ini tanpa ada cacat sedikitpun. Baca lebih lanjut

“Rumahmu Adalah Istana Kemulian Dan Cinta”

“Rumahmu Adalah Istana Kemulian Dan Cinta”

mcf001

Wahai wanita yang mulia, tetaplah di rumahmu kecuali karena urusan yang penting

“Rumahmu adalah Rahasia Kebahagiaanmu”

Berdiam dirilah kalian dirumah kalian (Qs. Al – Azab) engkau akan dapatkan kebahagiaan di dalam rumahmu. Jagalah kemuliaanmu, ketenanganmu dan kesantunananmu dari perusak. Sesungguhnya wanita maaf ne (murahan) adalah mereka yang senang keluar rumah tanpa ada kepentingan (berpesta pora, hura-hura yang hanya mendapatkan kesenangan sesaat) mereka bertujuan hanya tidak akan ketinggalan zaman, mengikuti trend – trend yang tidak jelas, mereka memasuki pusat – pusat perbrlanjaan serta mencari segala sesuatu yang baru dan aneh yang sama sekali tidak ada hubungan dengan agama, mereka lupa akan tujuan hidup tidak sejalan dengan risalah dakwah dan tidak berhubungan dengan pengetahuan, ilmu dan kebudayaan. Bahkan apa yang mereka lakukan hanya sesaat yang tiada guna dan berlebih – lebihan yang ada di benak mereka hanyalah makanan, jalan – jalan dan shopping.

Maka, hati – hati dengan tetap dirumah sebab rumah adalah tempat kebahagiaan, tempat aman, da santai. Maka jadikanlah cinta dan kasih sayang bermula dari rumahmu menjadi sumber hadiah yang baik dan berkah. Baca lebih lanjut

“Anak Seorang Pezina”

“Anak Seorang Pezina”

mcf015

Accident before get married….. Sekarang ne, hamil diluar nikah sudah menjadi hal yang lumrah (woi keren, siapa ya kira – kira yang membuat peraturan ini, semoga bukan kita ya) emang sih hamil diluar nikah sudah bukan hal yang tabuh lagi di telinga, pernah ada tetanggaku yang hamil diluar nikah (bukan mau ngerumpi tetanggaku lho)… Oh si “anu” hamil duluan…. Langsung dijawab “OH ITU MAH DAH UMUM”

“UMUM”????????? Baca lebih lanjut

“PENINDASAN DAN PERDAMAIAN”

“PENINDASAN DAN PERDAMAIAN”

mcf010

Perdamaian, perdamaian, perdamaian 3x

Wahai kau umat manusia ingin aman dan sentosa 2x

Tapi gedung kau hancurkan semuanya jadi berantakan 2x

Bingung – bingung aku memikirnya

(by gigi)

Sepintas lagu ini mengingatkan kita pada perang di Palestina dengan serangan Israel habis-habisan, yang membunuh rakyat sipil Palestina yang tanpa menggunakan rasa kemanusian sehingga banyak menelan banyak nyawa hilang dengan sia – sia.

“Biadap” mungkin itu hanya sebuah kata yang belum terpuaskan untuk mengumpat mereka dan kita juga telah kehabisan kata untuk mengumpat mereka.

Apa yang bisa kita lakukan buat rakyat Palestina? Baca lebih lanjut